Salah satu cerita inspiratif datang dari Pak Nanang Masnan, alumni pelatihan budidaya lele sistem Boster di P2MKP Fish Boster Centre. Beliau merupakan pemilik DD FARM yang berlokasi di Cisoka, Tangerang.


Saat ini, Pak Nanang sedang melakukan pembenahan dan perluasan kolam budidaya berbasis sistem Boster. Meski kolam masih dalam tahap awal pengembangan, semangat belajar dan berproses terus dikobarkan demi hasil yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Karena di kolam itu masih baru, tahap pertama. Dan kebetulan ketika kita ke lokasi, ada pembangunan kolam baru persis seperti yang ada di foto,” ungkap Tim BOSTER wilayah barat, Bapak Dodyk Prasetyo dan Bapak Imam Mujianto, yang langsung memantau progres lapangan.


Lebih lanjut, mereka mengajak para pembudidaya lainnya yang belum menggunakan sistem Boster untuk ikut bersemangat dan mencoba. Apalagi saat ini, harga lele konsumsi di Jawa Barat sedang berada di titik yang sangat menggembirakan—hampir Rp19.000/kg ambil di kolam.
Mengapa Lele Boster Diminati Pasar?
Menurut para tengkulak lele di wilayah Jawa Barat, lele hasil sistem Boster memiliki sejumlah keunggulan yang sangat disukai pasar:
- Susut bobot saat angkut sangat minimal
- Daging lebih bersih
- Rasa ikan lebih gurih dan lezat
Tak heran, permintaan terhadap lele sistem Boster terus meningkat dari waktu ke waktu.
Mari terus semangat!
Seperti Pak Nanang Masnan, semangat untuk berkembang dan terbuka terhadap inovasi budidaya akan menjadi kunci sukses petani ikan di era modern.
Sukses adalah hasil dari semangat belajar, keberanian mencoba, dan kemauan untuk berubah ke arah yang lebih baik
Tim Boster






